Antisipasi kedatangan warganya yang mudik dari daeah lain, Pemerintah Desa (Pemdes) tumpuk, Kecamatan Tugu Kabupaten trenggalek siapkan 2 ruang karantina sementara. masing- masing 2 ruangan memanfaatkan gedung sekolah dasar setempat.
“Kami sengaja memisahkan, untuk ruang karantina sementara di 1 ruang kelas gedung sekolah dasar diperuntukkan bagi para ibu dan perempuan serta 1 ruang untuk kaum pria,” ungkap Kepala Desa (Kades) Tumpuk kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek, Rabu (22/4).
Ia mengatakan, saat ini warga bersama dengan aparat desa Tumpuk merampungkan penyiapan ruang karantina darurat, bagi warga yang pulang kampung saat momentum Ramadhan dan hari raya Idul Fitri nanti.
Kendati Pemerintah jauh- jauh hari sudah mengeluarkan imbauan agar warga di perantauan untuk sementara tidak mudik karena pandemi Covid-19, namun ruang karantina darurat tetap disiapkan.
“Siapapun warga sini (Desa Tumpuk) yang merantau dan nanti memutuskan untuk pulang kampung, kami wajibkan untuk mejalani karantina terlebih dahulu selama 14 hari, tanpa terkecuali,” ungkapnya.
Sumaryadi juga menambahkan, untuk pembuatan tempat karantina darurat tersebut Pemdes Tumpuk mengalokasikan sebagian anggaran Dana Desa (DD). Selain itu, Pemdes Tumpuk bersama- sama dengan Badan Permusyawaratan Desa, juga tengah membahas beberapa pos anggaran yang hendak digeser untuk tanggap darurat penanganan Covid-19.
“Rencananya, sejumlah pos anggaran untuk pembangunan fisik yang belum terlalu mendesak dilakukan, kami geser untuk menambah fasilitas ruang karantina sementara serta pemenuhan kebutuhan warga selama karantina maupun warga yang ikut terdampak Covid-19,” tegasnya.
Dokumen Lampiran : PERSIAPAN RUANG KARANTINA DESA TUMPUK BAGI PEMUDIK