Penyakit Covid-19 sudah memasuki Indonesia sejak Maret ini. Hingga saat ini, pemerintah mengumumkan total pasien positif virus corona di Indonesia yang terus meningkat setiap harinya. Selain pemerintah, berbagai pihak lainnya juga mulai melakukan langkah untuk mencegah penyebaran virus corona.
Untuk dapat melindungi diri dari serangan virus corona, pihak kesehatan puskesmas Tugu menganjurkan untuk mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir selama 15-30 detik sesuai dengan prosedur cuci tangan yang benar. Sabun memiliki kandungan senyawa yang dapat mengikat molekul air dan minyak secara bersamaan, termasuk kuman yang berada di tangan. Kemudian, aliran air akan membawa pergi minyak bersama dengan kuman yang terikat. Oleh karena itu, mencuci tangan dengan waktu yang singkat kurang efektif untuk membunuh kuman.
Kamis, 26 Maret 2020 pukul 09.00 WIB petugas kesehatan dari puskesmas bersama perangkat desa, BABINSA, dan BKTM, melakukan “ Pembinaan Pembuatan Desinfektan dan Cara Pemakaiannnya” yang dilakukan di Kantor Balai Desa, Sekolahan dan Masjid. Pihak dari puskesmas juga memberikan pembinaan tentang bagaimana cara mencuci tangan menggunakan sabun dengan prosedur yng benar.
Penyemprotan disinfektan tersebut adalah salah bentuk pencegahan penularan covid-19 dan menindak lanjuti himbauan pemerintah dengan membiasakan Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Bpk Sulih Wiyono selaku Kades Desa Tumpuk berharap kepada masyarakat agar dapat mematuhi peraturan pemerintah yang telah ditetapkan dan juga menghimbau untuk saling jaga jarak dan untuk tidak berkumpul di tempat umum.